Hadapi Lebaran, Tanggamus Gelar Upacara Pasukan

banner 728x90

Pasukan operasi Ramadhaniya tahun 2017,  kegiatan yang perlangsung Di Lapangan Pemkab Tanggamus, Senin (19/6/2017) tersebut selain diikuti personel kepolisian juga diikuti TNI dari Kodim 0424 Tanggamus,  BPBD,  Satpol PP,  Dishub,  Senkom dan Pramuka.

Apel dipimpin  Wakil Bupati Tanggamus Hi. Samsul Hadi, M. Pd. I dan bertindak selaku perwira upacara Kasatlantas AKP Sofyan dan Komandan Upacara Iptu tajudin. Turut hadir dalam apel,  Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili, perwakilan Kodim 0424,Kasatpol PP Yumin BA,  Kadishub Razi Azanisyah.

Samsul Hadi yang membacakan amanat dari Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian mengatakan bahwa operasi gelar pasukan ini merupakan wujud kesiapan polri dalam menghadapi kegiatan pengamanan hari raya Idul Fitri 1438 Hijriyah, serta sebagai sarana untuk konsolidasi dan pengecekan personel beserta kelengkapan sarpras,  sebelum menghadapi tugas pengamanan di Lapangan.

“operasi ini diharapkan dapat dilaksanakan secara sinergis oleh seluruh unsur pengamanan yang terlibat sehingga masyarakat Indonesia dapat merayakan hari raya idul fitri dengan aman nyaman dan dipenuhi rasa kebersamaan,” katanya.

Kegiatan pengamanan tahun ini,  lanjut Samsul,  setidaknya ada tiga point utama yang menjadi perhatian bapak presiden RI,  yakni terjaganya stabilitas harga pangan, kondisi kamtibmas yang kondusif dan keamanan,  kelancaran serta kenyamanan arus mudik dan arus balik.

Kapolres Tanggamus AKBP Alfis Suhaili menambahkan, untuk menjaga kondisi Katrina’s yang aman dan kondusif seluruh kasatwil diminta untuk menekan angka kejahatan Konvensional seperti Curat,  curas, curanmor, copet, bius, hipnotis dan pencurian rumah kosong melalui peningkatan kegiatan pre emtif, Preventif dan Represif

“Lakukan langkah deteksi dini terhadap kerawanan yang ada dengan mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas dan Intelijen Di Lapangan. “kata Kapolres.

Operasi terpusat Ramadniya tahun 2017 akan dilaksanakan selama 16 hari dengan melibatkan total 187.012 personel dari Kepolisian serta dibantu Stakeholders terkait. Pada pelaksanaan operasi tahun 2016 lalu, jumlah laka lantas secara nasional mengalami penurunan sebesar 72 kasus (2,36%) jika dibandingkan tahun 2015 begitupula dengan korban meninggal dunia yang juga menurun sebanyak 88 jiwa (13,62%) namun demikian data gangguan kamtibmas pada operasi tahun 2016 mengalami kenaikan sebesar 233 kasis (13,89%) jika dibandingkan dengan tahun 2015 kejahatan naik sebesar 164 kasis atau sebesar 10,98% untuk itu pada kesempatan ini saya tekankan kepada seluruh jajaran untuk bekerja secara optimal. Semoga hal ini dapat menjadi ladang ibadah dan berkah pahala bagi kita, “pungkas Kapolres ( say)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *